Pages

Minggu, 21 Oktober 2018

Tugas 1-4 Metode Perancangan Program



TUGAS 1

Buatlah pseudocode & flowchart untuk

menghasilkan 1 liter air dengan menggunakan

tabung dengan ukuran 3 liter dan 5 liter. 



Caranya adalah sebagai berikut:

1.     Masukan air ke dalam tabung 3 liter hingga penuh. 

2.     Saat tabung tiga liter sudah penuh, tuangkan air didalam tabung 3 liter tersebut ke dalam tabung 5 liter hingga air didalam tabung 3 liter habis.

3.     Isi kembali tabung 3 liter hingga penuh.

4.     Lalu tuangkan kembali air didalam tabung 3 liter ke dalam tabung 5 liter sehingga tabung 5 liter terisi penuh.

5.     Tabung 3 liter nantinya akan terisi 1 liter air dari sisa yang dituangkan ke dalam tabung 5 liter.


Berikut adalah pseudocode:

Program Penghasil 1 Liter Air

{Menghasilkan 1 liter air dengan menggunakan tabung 3 liter dan tabung 5 liter}

Deklarasi
+ Inisialisasi air 1 liter
+ Inisialisasi tabung 3 liter dan tabung 5 liter

Deskripsi 
+ Input air kedalam tabung
+ Tabung = 1 liter
+ Jika tabung sama dengan 1 liter maka cetak tabung
+ Jika tidak input ulang air kedalam tabung hingga menghasilkan 1 liter air 
+ Selesai 

Berikut bentuk flowchart:



TUGAS 2

Buatlah pseudocode, flowchart dan program untuk :

1. Menentukan apakah suatu bilangan merupakan

bilangan prima atau bukan ?



2. Program untuk menentukan apakah tahun yang

diinputkan termasuk tahun kabisat/bukan.

Jawaban:

1.    Pengertian berikut kita diberitahu bahwa faktor pembagi dari sebuah bilangan prima maksimal dua faktor pembagi, jika lebih maka bilangan itu bukan bilangan prima.

pseudocode dapat dilihat berikut ini


Program Bilangan_Prima

{membuktikan sebuah bilangan adalah bilangan prima atau bukan}

Deklarasi
inisialisasi angka_prima
inisialisasi pembagi  
inisialisasi jumlah_bilangan
  
Deskripsi
baca data angka_pirma
bagi angka_prima dengan pembagi
jika angka_prima habis dibagi dengan pembagi, tambahkan 1 pada pembagi serta tambahkan 1 pada jumlah_bilangan
jika jumlah bilangan lebih dari 2 faktor pembagi dari bilangan tersebut, maka cetak "bukan bilangan prima" 
selain itu cetak "bilangan prima"
end



flowchartnya
dapat dilihat berikut






2.      Program untuk menentukan apakah tahun yang diinputkan termasuk tahun kabisat/bukan.



Pseudocode

1. Jika angka tahun itu habis dibagi 400, maka tahun itu sudah pasti tahun kabisat.

2. Jika angka tahun itu tidak habis dibagi 400 tetapi habis dibagi 100, maka tahun itu sudah pasti bukan merupakan tahun kabisat.

3. Jika angka tahun itu tidak habis dibagi 400, tidak habis dibagi 100 akan tetapi habis dibagi 4, maka tahun itu merupakan tahun kabisat.

4. Jika angka tahun tidak habis dibagi 400, tidak habis dibagi 100, dan tidak habis dibagi 4, maka tahun tersebut bukan merupakan tahun kabisat.



Flowchart






Program



Listing



#include<iostream.h>

#include<conio.h>

void main()

{

int tahun;

int tahun_kabisat;

clrscr();

cout<<"Menentukan tahun kabisat"<<endl;

cout<<"tahun : "<<endl;

cin>>tahun;

//proses if dan elsenya..??



if(tahun>0)



{

 if(tahun%100)==0)

 tahun_kabisat=((tahun%400)==0);

 else

 tahun_kabisat=((tahun%4)==0);

if(tahun_kabisat)

cout<<"tahun kabisat"<<endl;

else



cout<<"Bukan tahun kabisat"<<endl;

}

getch();

}



TUGAS 3

Buatlah program berikut sesuai dengan tahapan pembangunan

program :

1.    Pseudocode untuk menghitung akar-akar persamaan kuadrat

f(x) =Ax2+Bx+C. Syarat A ≠ 0

_ D>0 punya dua akar real yang berbeda

_ D=0 akar kembar

_ D<0 akar kompleks



2. Program untuk menghitung ekivalensi bilangan dalam detik

menjadi berapa hari, jam berapa menit dan berapa detik.

Penjelasan:

1.  Persamaan kuadrat adalah suatu persamaan polinomial berorde dua. Bentuk umum dari persamaan kuadrat adalah

ax2 - bx + c = 0 maka pada bagian pangkat 2 itu adalah suku banyak.
Bentuk umum persamaan kuadrat:

y = a x 2 + b x + c {\displaystyle y=ax^{2}+bx+c\,\!} bentukbebebeax2 - bx + c = 0

a = koefisien dari x2

b = koefisien dari x

c = tetapan 



Rumus D: 

b2- 4ac

Rumus abc persamaan kuadrat:
x1,2 = -b ± √D/2a  


a ≠ 0 {\displaystyle a\neq 0\,\!} Huruf-huruf a, b dan c disebut sebagai koefisien: koefisien kuadrat a adalah koefisien dari x 2 {\displaystyle x^{2}} koefisien linier b adalah koefisien dari x, dan c adalah koefisien konstan atau disebut juga suku bebas. Jenis-jenis persamaan kuadrat:

1.     D > 0 merupakan bilangan real positif, sehingga persamaan kuadrat mempunyai dua akar real berlainan,       .

2.     D = 0 sehingga persamaan kuadrat mempunyai dua akar real sama.                .

3.     D < 0 merupakan bilangan tidak real (imajiner), maka persamaan kuadrat tidak mempunyai akar real atau persamaan kuadrat mempunyai akar tidak real.
D = diskriminan merupakan penentu dari sifat dan banyaknya akar persamaan kuadrat yang diberikan 

pseudocode untuk menghitung akar akar persamaan kuadrat

deklarasi
int a,b,c
long d
float x1,x2,s

deskripsi
input nilai a
input nilai b
input nilai c
d=(B*B)-(4*A*C)
if(A==0)
keterangan ="bukan persamaan kuadrat"
else if(d<0)
keterangan="akar kompleks"
else if(d>0)
keterangan="punya 2 akar real yang berbeda"
s=sqrt(d)
x1=(-B+(s))/(2*A)
x2=(-B-(s))/(2*A)
cetak nilai x1
cetak nilai x2
else
keterangan="akar real kembar"
x1=(-B)/(2*A)
x2=x1
cetak nilai x1
cetak nilai x2





2. #include<iostream>
#include<cstdio>

using namespace std;

int main(){
  cout << "Masukkan detik : " << endl;
  int detik, menit, jam, hari;
  cin >> detik;
  if(detik > 60) menit = detik/60;
  detik = detik%60;
  if(menit > 60) jam = menit/60;
  menit = menit%60;
  if(jam > 24) hari = jam/24;
  jam = jam%24;
  printf("%i hari, %i jam, %i menit, %i detik", hari, jam, menit, detik);
  return 0;
}



 sumur
https://brainly.co.id/tugas/3852605#readmore
http://adjiekrisnandy.blogspot.com/2014/10/tugas-3-tekhnik-pemrograman-slide-4-bsi.html
http://jangkrikngoding.blogspot.com/2018/10/akar-akar-persamaan-kuadrat.html
http://jangkrikngoding.blogspot.com/2018/10/ekuivalen-dari-detik-menit-jam-dan-hari.html



TUGAS 4

_ Buatlah pseudocode, flowchart dan program untuk membuat tampilan berikut:



Pseudocode





Input           : jumlah bilangan

Output        : 4 deret bilangan hsl pnjumlahan dari setiap bilangan yg dilalui

Proses         : Jika i<=I jumlah bilangan. Lakukan perulangan berikut

Cetak a

i = i + 2

a = a + i
Flowchart






Program

#include <iostream>

#include <conio.h>



class aritmatika{

public:

void input();

void proses();

int a,b,n,i,hasil;

};

void aritmatika::input(){

cout<<"Masukan Banyak suku :"<<endl;

cin>>n;

cout<<"Masukan Suku Awal :"<<endl;

cin>>a;

cout<<"Masukan Beda :"<<endl;

cin>>b;

cout<<endl;

}

void aritmatika::proses(){

for(i=0;i<n;i++)

cout<<a+(i*b+(i*i-i))<<endl;

}

int main(int argc, char *argv[])

{

aritmatika deret;

deret.input();

deret.proses();

getch();

return 0;

}





2. Menghitung nilai variant (∑X² - (∑ X)² / N) / (N-1)

 

Varians adalah jumlah kuadrat dari selisih nilai data observasi dari nilai rata-ratanya, kemudian dibagi dengan jumlah observasinya. Varians digunakan untuk mengetahui seberapa jauh persebaran nilai hasil observarsi terhadap rata-rata.
 



Contoh : Menghitung nilai varian pada varites biji kopi 


S2=  (∑X² - (∑ X)² / N) / (N-1)

= ( 2824 – (162 )2 / 10 ) / ( 10 – 1 )

= ( 2824– ( 26244 / 10 ) / ( 10 – 1 )

= ( 2824 – 2624,4 ) / 9

= 199,6 / 9



= 22 ,2

Sumber: 
 Semoga Bermanfaat



1 komentar: